Rabu, 23 Februari 2011

PERKUSI REBANA JAWA DAN CARA MEMAINKANNYA

Nama-nama alat rebana :
1. Genjring , rebana yang berdiameter kurang lebih 30 cm, dengan dilengkapi logam bundar disampingnya sebanyak 3 stel, terbuat dari logam tipis sehingga kalau dipukul akan mengeluarkan bunyi jring berbarengan dengan suara getar kulit rebana itu sendiri. Genjring rebana ini biasanya berjumlah 4 (empat) buah dan setiap buahnya dimainkan oleh satu orang, dan masing-masing rebana berlainan irama atau bunyi pukulannya.

2. Gendhong, rebana besar yang berfungsi layaknya suara bas dalam musik nasional, jumlahnya ada 3 (tiga) macam dengan ukuran yang berbeda. Paling besar dengan ukuran diameter 90 cm dinamakan Gendhong Gedhe, kemudian yang berdiameter 75 cm dinamakan Gendhong Tengah, dan yang paling kecil dengan diameter 65 cam disebut Gendhong Cilik Karena ukurannya yang cukup besar sehingga sulit untuk dipegang tangan, biasanya rebana gendhong ini digantung dan dibunyikan dengan cara dipukul dengan memakai alat pemukul dari karet/busa. Pemain yang memainkan rebana gendhong ini cukup dimainkan 1 (satu) orang dan memainkan 3 (tiga) rebana gendhong sekaligus.

3. Kenthang-kenthung, sepasang rebana kecil dengan bentuk seperti ketipung yang satu lebih kecil dibanding pasangannya, dimainkan oleh 1 (satu) orang pemain, dengan cara dipukul memakai tangan atau memakai alat dan diusahakan suara yang dihasilkan berbunyi thang dan thung.

4. Ketiplak, rebana ketiplak cukup 1 (satu) buah bentuknya menyerupai ketipung agak besar, dimainkan oleh seorang pemain dengan cara dipukul memakai telapak tangan.

5. Tamborin atau icik-icik, alat yang satu ini sekarang cenderung mudah didapat ditoko-yoko alat musik, terbuat dari plastik dengan bentuk yang bervariasi. Tamborin cukup satu buah saja dan dimainkan oleh seorang penabuh.

Sebuah kelompok pemain perkusi rebana biasanya terdiri dari 8 (delapan) pemain dan ditambah vokal minimal 1 (satu) orang sebagai vokal utama sokur bisa lebih dari delapan sebagai backing vokal.
Perlu diketahui dan ini sangat penting untuk setiap kelompok yang akan belajar perkusi rebana, bahwa para pemain rebana harus bisa dan hafal setiap lagu atau nyanyian yang dibawakannya, di samping tentunya lebih bagus apabila ada penyanyi / vokal yang terlatih tersendiri. jumlah vokal semakin banyak semakin baik dengan mengandalkan posisi backing vokal dan 1 - 3 vokalis terbaik sebagai vokal utama.
notasi perkusi rebana sangat sederhana, bisa dibuat sendiri oleh si pembuat arransement lagu. biasanya untuk notasi pukulan memakai lambang huruf, misalnya :
DH : mewakili suara dheng (gendhong besar)
D : mewakili suara dhung (gendhong tengah)
T : mewakili suara thung (gendhong kecil)
t : mewakili suara tak pada genjring
d : mewakili suara dung pada genjring
th : mewakili suara thak pada kenthang
tu : mewakili suara thung pada kenthung
R : mewakili suara cirr pada tamborin

selamat untuk mencoba beraktifitas dan berkreasi dalam musik perkusi rebana